Cerita Rakyat Papua diangkat sebagai Tema dalam Pementasan Drama dan Puisi Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris STKIP Hermon Timika

Location

Jl. Budi Utomo Ujung Jalur SP1, Timika

Call Us

0821 9207 8010

Email

stkiphermontimika11@gmail.com

Cerita Rakyat Papua diangkat sebagai Tema dalam Pementasan Drama dan Puisi Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris STKIP Hermon Timika

News

Sebuah cerita rakyat dari Suku Asmat Papua dengan judul “Asal Usul Terjadinya Pohon Sagu” (The Origin of Sagoo Tree) sukses dipentaskan sebab berhasil membuat penonton  menitikan air mata. Cerita ini mengisahkan sebuah keluarga yang beranggotakan lima orang, kedua orang tua dan tiga orang anak; dua anak laki-laki dan satu anak perempuan. Mereka hidup di sebuah hutan sehingga sedari muda ke-dua orang tua telah mengajarkan mereka cara berburu. Ayahnya berpesan untuk mulai berburu sendiri sebab mereka telah bertumbuh dewasa. Selain itu ia dan istrinya juga berpesan untuk tidak masuk ke sebuah ruangan penyimpanan.

Hal ini membuat mereka penasaran terutama anak ke-dua. Dia bertekad untuk menyelidiki apa yang sebenarnya ada di dalam ruangan tersebut meski sudah dilarang oleh kedua saudaranya. Pada akhirnya ia ketangkap basah telah mengambil sebuah bubuk dari dalam ruangan penyimpanan tersebut dan menjatuhkannya. Iapun dimarahi oleh kedua orang tuanya. Mereka menganggap anak tersebut telah menciderai keluarga sebab ia tidak patuh. bubuk tersebut merupakan persediaan terakhir mereka untuk makan. Ternyata bubuk iadalah tepung sagu terakhir yang mereka miliki. Sebagai konsekuensinya, si anak ke-2 pun harus menjalani hukuman. Ia dipukul, diikat kedua matanya dan diposisikan tegak berdiri dengan kepala di bawah lalu dikubur. Tubuhnya kemudian berubah dan bertumbuh menjadi sebuah pohon sagu. Dari dirinyalah , ia telah menyediakan persediaan makan bagi keluarganya.

Kisah ini diyakini oleh masyarakat suku Asmat sebagai asal muasal terjadinya pohon sagu. Terkandung pesan penting tentang pentingnya kepatuhan kepada orang tua dan memegang janji yang telah diucapkan. Rasa penasaran tanpa mengindahkan larangan pada akhirnya membawa kepada malapetaka. Tetapi, dari semuanya itu kemalangannya telah membawa berkat bagi keluarganya.

Para Pemeran

 Adegan keluarga makan bersama

Adegan anak ke-2 dikubur

Adegan bubuk sagu terjatuh

Adegan anak ke-2 dimarahi orang tuanya

Pementasan drama ini merupakan kegiatan tahunan dari kelas Drama and Poetry yang sekaligus merupakan salah satu dari kegiatan HMPS dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris. Cerita rakyat Papua diangkat dalam pementasan dengan tujuan memperkenalkan sekaligus melestarikan cerita rakyat Papua, Dengan diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris, diharapkan cerita rakyat Papua semakin dikenal luas oleh Masyarakat Global. Luaran dari Kegiatan Pementasan Drama dan Puisi Adalah laporan, dan video yang diupload di youtube pogram studi.

(Penulis: Hajija Labok)

Tag Post :
Share This :

About Us

Sekolah Tinggi Keguruan dan ilmu pendidikan Hermon Timika. 

Unit Kerja

Work Hours

STKIP Hermon Timika

Copyright © 2024 All rights reserved.

Kolaborasi 3 Mata Kuliah dalam Ujian Akhir Semester (UAS) Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris STKIP Hermon Timika

Location

Jl. Budi Utomo Ujung Jalur SP1, Timika

Call Us

0821 9207 8010

Email

stkiphermontimika11@gmail.com

Kolaborasi 3 Mata Kuliah dalam Ujian Akhir Semester (UAS) Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris STKIP Hermon Timika

News

Ujian Akhir Semester (UAS) Adalah tahap terakhir penilaian dalam satu semester yang wajib diikuti mahasiswa aktif. Normalnya, bentuk UAS Adalah ujian tertulis dimana mahasiswa harus menjawab soal ujian yang diberikan dengan cepat dan tepat. Pekerjaan besar bagi para dosen ialah mengoreksi lembar-lembar jawaban para mahasiswa. Tentunya ini cukup menyita waktu dan tenaga.

Poster English Podcast

Salah satu langkah strategis dilakukan oleh tiga dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris yang mengampu tiga mata kuliah berbeda yaitu Writing (Monige, M.Pd), Speaking (Ratu Amalia Awal, M.Pd) dan Pronunciation Practice (Deasy Natalia Lessu, S.Pd., M.Hum). Ketiga berkolaborasi melakukan English Podcast sebagai bentuk penilaian UAS. Absensi Mahasiswa yang mengampu Writing dinilai berdasarkan kemampuan menulis naskah/script podcast sedangkan asesmen untuk Speaking ialah tentang cara mengkomunikasikan secara lisan naskah tersebut. Proses berbicara ini juga didukung oleh asesmen pada Pronunciation Practice yang mengukur cara pengucapan yang tepat.

Proses UAS dan penilaian

Foto Bersama

Beberapa mahasiswa Ketika diwawancarai mengaku bahwa bentuk kolaborasi UAS tersebut sangat menyenangkan dan membuat mereka lebih antusias mengikuti UAS selain itu mereka menjadi lebih kreatif dalam mempersiapkan dan melaksanakan English Podcast tersebut. Mereka berharap bentuk UAS seperti ini dapat sering dilakukan sebab lebih kekinian dan juga akan berdampak nyata bagi kemampuan menulis, berbicara dan mengucap mereka.

Beberapa Mahasiswa pelaku English Podcast

Para dosen yang berkolaborasi juga menambahkan bahwa bentuk UAS semacam ini Adalah bentuk Merdeka Belajar Kurikulum Merdeka (MBKM) yang berusaha mereka terapkan selain dalam pembelajaran di kelas. Selain itu imbuh mereka, kemampuan menulis dan berkomunikasi lisan sekarang ini semakin dibutuhkan dalam pasar kerja masa kini salah satunya ialah dunia Stand-Up Comedy.

(Deasy)

About Us

Sekolah Tinggi Keguruan dan ilmu pendidikan Hermon Timika. 

Unit Kerja

Work Hours

STKIP Hermon Timika

Copyright © 2024 All rights reserved.